Jumat, 15 Januari 2016

PERENCANAAN STRATEGIK RSU BAKTI ASIH CILEDUG

Rumah Sakit Umum Bhakti Asih berawal dari praktek Bidan Ny Dedeh Nuriyati, kemudian pada tahun 1985 menjadi Rumah bersalin Bhakti Asih, dan pada tahun 1993 dilengkapi dengan klinik klinik spesialis. Pada tahun 2005, Klinik  Bhakti Asih tersebut berubah menjadi Rumah Sakit Umum yang ditunjang peralatan lengkap menemani dan melayani masyarakat Indonesia khususnya Kota Tangerang. Berbagai fasilitas dan pelayanan terus ditingkatkan dan ditambah guna meningkatkan kenyamanan pasien dan masyarakat yang menggunakan jasa pelayanan kesehatan. Citra pelayanan yang semakin berkualitas  senantiasa  membangun semangat dan motivasi untuk memberikan pelayanan yang memuaskan pelanggan (customer oriented).

PENGUMPULAN DATA
·         Jumlah SDM
Dengan 52 dokter, rumah sakit ini tersedia lebih banyak dibanding rata-rata rumah sakit di Banten. Tenaga kefarmasian 9 orang, dan non kesehatan 169 orang
·         Kualitas SDM
16 orang dokter umum. 35 orang dokter spesialis, 1 orang dokter gigi
·         sarana medis
Sarana medis lengkap setaraf RS kelas B
·         sarana penunjang
Sarana penunjang seperti ruang tunggu, loket tersedia
·         Fasilitas
Tempat ini tersedia 167 tempat tidur inap, 14 dari 167 tempat tidur di rumah sakit ini berkelas VIP keatas. ICU dengan 3 bed, HCU 3 bed, IGD 8 bed, NICU 3 bed
·         Ketersediaan prasarana yang dimiliki
Masjid, Area perkir luas dan aman, cafeteria, atm center
·         Prosedur pelayanan
Prosedur pelayanan tidak tertulis dengan skema atau poster sehingga pasien harus bertanya pada petugas mengenai alur pelayanan
·         Tarif Pelayanan
Tarif pelayanan relative terjangkau untuk poli spesialis kisaran 90.000 – 200.000
·         Lokasi
Lokasi mudah dijangkau untuk angkutan umum, namum jalan raya didepan RS yang hanya 2 arah mengakibatkan sering terjadinya kemacetan didepan RS
·         Promosi yang dilakukan
Bekerja sama dengan berbagai asuransi kesehatan maupun perusahaan penjamin
·         Pangsa pasar yang dimiliki
Semua golongan, atas menengah dan bawah
·         Tingkat kesetiaan konsumen
Setiap tahun, 89,587 pasien menjenguk RS Bhakti Asih. Jumlah tersebut terbilang lebih banyak dibandingan dari rs tipikal di jawa. Hal ini menunjukan loyalitas pasien yang tinggi di rs ini.
·         Penghargaan
o   Piagam Penghargaan untuk Pemilihan klinik KB Rumah Sakit kategori Hospital Family Planing  Project Dalam Rangka Hari Keluarga XVIII Tingkat Provinsi Banten Tahun 2011
o   Piagam Penghargaan Dalam Partisipasi PERSI AWARD - IHMA 2011
Kategori Hospital Family Plnning Project2011

RS PESAING 
RS SARI ASIH CILEDUG
       Rumah Sakit Sari Asih Ciledug merupakan rumah sakit umum kedua dan terbesar yang dibangun oleh Sari Asih Grup pada tahun 2005. RS Sari Asih Ciledug berada di Jl. HOS Cokroaminoto, No.38, Kota Tangerang berbatasan dengan dua provinsi, yaitu DKI Jakarta dan Banten. Lokasi yang strategis memudahkan masyarakat untuk datang karena persis terletak di pinggir jalan protokol berbadan lebar dan akses tol bebas hambatan.
       Bangunan RS Sari Asih Ciledug berdiri di areal seluas hampir 7000 m2. Dengan luas bangunan tersebut tentu saja dapat memberikan rasa nyaman kepada pasien dan keluarga yang berkunjung. Selain ruang gerak yang leluasa, RS Sari Asih Ciledug juga melengkapinya dengan fasilitas memadai seperti kamar rawat inap dengan jumlah 155 tempat tidur.
       Sebagai penunjang kegiatan medis, RS Sari Asih Ciledug melengkapinya dengan peralatan kesehatan bermutu tinggi dan modern. Pasien tak perlu lagi ragu untuk datang karena bermacam fasilitas penunjang medis telah tersedia di RS Sari Asih Ciledug seperti CT Scan, ECG (Electro Cardiogrgraphy), Echocardiografi, CTG, Spirometri dan Laboratorium serta Radiologi dan fasilitas lainnya. Dan tentu saja didukung para Dokter Spesialis dan ahli di bidangnya.

PENGUMPULAN DATA
Jumlah Sumber Daya Manusia
RS Sari Asih Ciledug  terdiri dari 63 dokter yang melayani, perawat 24 orang, pegawai khusus terapi 7 orang, teknisi medis 29 orang, pegawai khusus bidan 14 orang, pegawai khusus gizi 3 orang, kefarmasian 23 orang, kesehatan masyarakat 30 orang, non kesehatan 51 orang.
2       Kualitas Sumber Daya Manusia
Terdiri dari dokter umum 11 orang, dokter spesialis 43 orang, dokter gigi 3 orang, spesialis gigi 4 orang, dokter bedah 2 orang
           Kelengkapan Sarana Medis
Tempat ini tersedia 155 tempat tidur inap, lebih banyak dibanding setiap rumah sakit di Banten yang tersedia rata-rata 63 tempat tidur inap.
      Kelengkapan Sarana Penunjang
Tersedia di RS Sari Asih Ciledug seperti CT Scan, ECG (Electro Cardiogrgraphy), Echocardiografi, CTG, Spirometri dan Laboratorium serta Radiologi dan fasilitas lainnya.
      Kualitas Pelayanan
Rawat Jalan RS Sari Asih melayani Poliklinik Reguler dan Eksekutif. Poliklinik yang dilengkapi dengan Ruang konsultasi yang lengkap, ruang tunggu yang nyaman dan fasilitas seperti televisi.
6      Tarif Pelayanan
Tarif Dokter
Tarif Ruang Perawatan
Administrasi
Rp. 18.000
Kelas 3
Rp. 120.000
Dokter Spesialis
Rp. 110.000
Kelas 2
Rp. 220.000
Dokter Sub Spesialis
Rp. 180.000
Kelas 1
Rp. 440.000
Dokter Gigi
Rp. 65.000
VIP A
Rp. 1.000.000
Dokter Gigi Spesialis
Rp. 110.000
VIP B
Rp. 750.000
Dokter Umum
Rp. 48.000
-
-
      Lokasi
Jalan HOS. Cokroaminoto No. 38, Kec. Tangerang, Banten 15151
      Promosi yang dilakukan
Sistem pengobatan yang kami tawarkan didesain sesuai persyaratan dan ketentuan pengobatan perusahaan anda, program jasa pengobatan ini di antaranya adalah Medical Check Up (MCU), Jaminan pelayanan kesehatan (RS Provider), In House Clinic, edukasi kesehatan dan paket kesehatan lainnya.
     Tingkat Kesetiaan Konsumen
Setiap tahun, 207,613 pasien menjenguk RS Sari Asih Ciledug. Loyalitas pasien termasuk tinggi. 

DATA INTERNAL
·         KEKUATAN
1.      Akreditasi
RSU Bhakti Asih menerima akreditasi standar mutu pelayanan dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) di bawah naungan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Akreditasi yang diterima RSU Bhakti Asih pada tanggal 14 Oktober 2011
2.      Jumlah petugas
Dengan 52 dokter, rumah sakit ini tersedia lebih banyak dibanding rata-rata rumah sakit di Banten. Tenaga kefarmasian 9 orang, dan non kesehatan 169 orang
3.      Tenaga ahli
16 orang dokter umum. 35 orang dokter spesialis, 1 orang dokter gigi
4.      Sarana
Pelayanan medis lengkap dengan sarana penunjang yang lengkap seperti radiologi, laboratorium, klinik fisioterapi dll
5.      Prasarana
Tersedianya masjid yang besar dan nyaman, area parkir luas, cafeteria, dan atm center
6.      System informasi terpadu
Dukungan pengelolaan manajemen RSU Bhakti Asih melalui system informasi Rumah Sakit /Hospital Information system yang terintegrasi antar aspek administrative dan aspek pelayanan medik
7.      Loyalitas pasien
Setiap tahun, 89,587 pasien menjenguk RS Bhakti Asih. Jumlah tersebut terbilang lebih banyak dibandingan dari rs tipikal di jawa. Hal ini menunjukan loyalitas pasien yang tinggi di rs ini.
8.      Penghargaan
Piagam Penghargaan untuk Pemilihan klinik KB Rumah Sakit kategori Hospital Family Planing  Project Dalam Rangka Hari Keluarga XVIII Tingkat Provinsi Banten Tahun 2011
Piagam Penghargaan Dalam Partisipasi PERSI AWARD - IHMA 2011
Kategori Hospital Family Plnning Project2011
9.      Pangsa pasar yang dimiliki
Semua golongan, atas menengah dan bawah
10.  Sarana Penunjang
tersedia 167 tempat tidur inap, 14 dari 167 tempat tidur di rumah sakit ini berkelas VIP keatas. ICU dengan 3 bed, HCU 3 bed, IGD 8 bed, NICU 3 bed
11.  Mitra kerja
Beberapa RS dan beberapa asuransi swasta maupun penjamin social
12.  Menyelenggarakan pendidikan akademi kebidanan terkareditasi


·         KELEMAHAN
1.      Disiplin petugas
Petugas kurang disiplin dalam melaksanakan tugasnya, terlihat dari jam buka loket BPJS yang cinderung diatas pukul 08.00
2.      Petugas banyak bersifat kurang ramah
Petugas administrasi loket pendaftaran yang terlihat tidak tersenyum pada pasien dan tanggapan petugas saat menjawab pertanyaan pasien yang kurang baik
3.      Banyak petugas yang kurang peduli terhadap pelayanan prima
masih terlihat dan dirasakan konsumen sikap petugas dapat disimpulkan banyak petugas yang tidak memahami dan perduli pada pelayana prima
4.      Lokasi
Lokasi mudah dijangkau untuk angkutan umum, namum jalan raya didepan RS yang hanya 2 arah mengakibatkan sering terjadinya kemacetan didepan RS
5.      Prosedur pelayanan
Prosedur pelayanan tidak tertulis dengan skema atau poster sehingga pasien harus bertanya pada petugas mengenai alur pelayanan dan membuat kebingungan pasien yang mengindikasikan berbelit – belit.
6.      Kondisi gedung
Kondisi gedung yang sudah tua membuat pasien yang sedang menunggu antrian kurang nyaman ditambah pendingin ruangan yang tidak berfungsi maksimal.

DATA EKSTERNAL
·         PELUANG
1.      Tarif pelayanan relative lebih mahal
2.      Petugas kurang disiplin
3.      Prosedur pelayanan lama
4.      Sarana Penunjang lebih sedikit
5.      Tidak memiliki prasarana ibadah yang memadai

·         ANCAMAN
1.      Akses transportasi tidak macet, lebih mudah diakses karena berada di jalan protokol antar provinsi
2.      Promosi gencar dan merata
3.      Pangsa pasien cukup besar
4.      Gedung rumah sakit baru dengan ruang tunggu yang nyaman
5.      RS terakreditasi dan memiliki beberapa piagam
6.      Fasilitas kesehatan dan penunjang lengkap
7.      Mitra kerja RS berkerja sama dengan asuransi swasta maupun asuransi sosial
8.      Loyalitas Pasien, tiap taunnya mencapai 207,613 pasien

ANALISIS DATA  (FAKTOR STRATEGIS INTERNAL)
  • KEKUATAN
1.      Tenaga ahli memadai
2.      Sistem informasi terpadu
3.      Loyalitas pasien
4.      Mitra kerja RS luas
5.      Pangsa pasar luas
  • KELEMAHAN
1.      Petugas kurang ramah
2.      Lokasi sering terhambat kemacetan
3.      Prosedur pelayanan membingungkan
4.      Kondisi gedung kurang nyaman
5.      Petugas kurang disiplin

ANALISIS DATA (FAKTOR STRATEGIS EKSTERNAL)
  • PELUANG
1.      Tarif pelayanan relative lebih mahal
2.      Petugas kurang disiplin
3.      Prosedur pelayanan lama
4.      Sarana Penunjang lebih sedikit
5.      Tidak memiliki prasarana ibadah yang memadai

  • ANCAMAN
1.      Akses transportasi tidak macet (akses lebih mudah)
2.      Promosi gencar dan merata
3.      Loyalitas pasien tinggi
4.      Gedung rumah sakit baru dengan ruang tunggu yang nyaman
5.      Mitra kerja RS luas

ANALISA DATA (MATRIKS IFAS)
No.
Faktor Strategis Internal
Bobot
Rating
Score
Kekuatan
1.
Tenaga ahli memadai
0,20
4
0,80
2.
System informasi terpadu
0,10
2
0,20
3.
Loyalitas pasien
0,15
3
0,45
4.
Mitra kerja RS luas
0,10
2
0,20
5.
Pangsa pasar luas
0,05
2
0,10
Kelemahan
1.
Petugas kurang ramah
0,10
3
0,30
2.
Lokasi sering terhambat macet
0,05
2
0,10
3.
Prosedur pelayanan memingungkan
0,10
2
0,20
4.
Kondisi gedung kurang nyaman
0,10
2
0,20
5.
Petugas kurang disiplin
0,5
2
0,10
Jumlah
2,65

ANALISA DATA (MATRIKS EFAS)

No.
Faktor Strategis Eksternal
Bobot
Rating
Score
Peluang
1.
Tarif pelayanan lebih mahal
0,10
2
0,20
2.
Petugas kurang disiplin
0,10
2
0,20
3.
Prosedur pelayanan lama
0,10
3
0,30
4.
Sarana penunjang lebih sedikit
0,05
4
0,20
5.
Tidak memiliki prasarana ibadah yang memadai
0,05
3
0,15
Ancaman
1.
Akses lebih mudah
0,15
2
0,30
2.
Promosi gencar dan merata
0,10
2
0,20
3.
Loyalitas pasien tinggi
0,10
3
0,30
4.
Gedung baru dan lebih nyaman
0,10
2
0,20
5.
Mitra kerja RS luas
0,15
2
0,30
Jumlah
2,35

KESIMPULAN
Nilai IFAS = 2,65 , Maka IFAS > 2,0
Nilai EFAS = 2,35, Maka EFAS > 2,0

Maka,
IFAS > 2,0 = S > W
EFAS > 2,0 = O . T

Menggunakan strategi SO (Strategy Oriented), menggunakan kekuatan untuk merebut peluang, agresif, eskpansi, growth oriented strategy.

Demikian perencanaan strategik ini saya buat untuk memenuhi penugasan matakuliah "Dasar-Dasar managemen Rumah Sakit" mengenai "PERENCANAN STRATEGIK"

Universitas Esa Unggul, 
Fakultas Ilmu - Ilmu kesehatan, 
Program Studi Kesehatan Masyarakat


Thankyou,


Ratih Novita Sari



Sumber 

http://rsubhaktiasih.com/ diakses pada 11 Januari 2016 pukul 09.00
http://www.sariasih.com/lvl2/ diakses pada 11 januari 2016 pukul 10.00
Pengalaman pribadi sebagai konsumen